Radio Ekraf 2026 Diluncurkan di Bandung, Radio Didorong Jadi Ruang Kolaborasi Talenta Lokal

Radio Ekraf 2026 Diluncurkan di Bandung, Radio Didorong Jadi Ruang Kolaborasi Talenta Lokal

Teman Voks, dunia penyiaran radio terus bertransformasi mengikuti perubahan zaman. Bukan lagi sekadar media hiburan dan informasi, radio kini dipandang sebagai bagian penting dari ekosistem kreatif yang mampu mendorong kolaborasi, inovasi, dan pengembangan talenta lokal. Hal inilah yang menjadi semangat peluncuran program Radio Ekraf 2026 oleh Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) di Bandung, Jawa Barat.

Program ini secara resmi diperkenalkan sebagai upaya memperkuat peran radio dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya di daerah. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menegaskan bahwa posisi radio saat ini telah bergeser dan berkembang jauh dari sekadar media siaran konvensional.

Radio Bukan Sekadar Media Siaran

Dalam pernyataannya di Bandung, Minggu (8/2), Irene menyebut radio kini harus dilihat sebagai fondasi ekosistem kreatif yang memiliki dampak luas.

“Radio tidak lagi hanya menjadi media siaran, tetapi juga fondasi ekosistem yang mendukung pertumbuhan kreativitas sekaligus penguatan jejaring pelaku ekonomi kreatif,” ujar Irene.

Menurutnya, radio memiliki keunggulan dalam membangun kedekatan dengan komunitas lokal. Dengan pendekatan kolaboratif serta konvergensi bersama platform digital, radio dapat berperan sebagai launchpad bagi insan kreatif, mulai dari musisi, penyiar muda, kreator konten, hingga pelaku UMKM.

Potensi Radio sebagai Mesin Pertumbuhan Baru

Lebih lanjut, Irene menilai radio berpotensi menjadi bagian dari the new engine of growth ekonomi kreatif Indonesia, terutama di daerah. Radio dinilai mampu menjembatani karya kreatif lokal dengan audiens yang lebih luas, sekaligus membuka peluang model bisnis yang berkelanjutan.

“Dalam konteks ini, radio memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari ‘the new engine of growth’ ekonomi kreatif, khususnya di daerah,” jelasnya.

Melalui Radio Ekraf 2026, radio diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi etalase karya kreatif, ruang berbagi pengetahuan, serta media promosi yang efektif bagi UMKM dan komunitas lokal.

Bandung dan Ekosistem Radio yang Kuat

Pemilihan Bandung sebagai lokasi peluncuran Radio Ekraf 2026 bukan tanpa alasan. Kota ini dikenal sebagai salah satu pusat kreativitas nasional dengan ekosistem radio yang aktif dan beragam.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa program Radio Ekraf sangat sejalan dengan karakter Bandung sebagai kota kreatif. Menurutnya, radio telah lama menjadi ruang ekspresi bagi berbagai komunitas dan berperan penting dalam membentuk dinamika komunikasi masyarakat.

“Radio telah lama menjadi ruang ekspresi berbagai komunitas dan berperan membentuk dinamika komunikasi serta kreativitas masyarakat Kota Bandung,” kata Farhan.

Tantangan dan Transformasi Dunia Penyiaran

Meski demikian, Farhan menekankan bahwa penguatan ekosistem penyiaran harus dibarengi dengan pengembangan sumber daya manusia, kepatuhan terhadap regulasi, serta kepekaan terhadap isu-isu sosial. Radio dituntut untuk adaptif tanpa kehilangan jati dirinya.

Ia juga mengingatkan bahwa radio memiliki peran strategis dalam situasi krisis. Di tengah derasnya arus informasi digital, radio terbukti tetap relevan sebagai media yang mampu menenangkan masyarakat dan melawan disinformasi.

“Radio harus bertransformasi, tapi juga harus tetap menjaga fungsinya sebagai media yang resilien. Dalam situasi krisis, radio terbukti efektif menenangkan masyarakat dan melawan disinformasi,” ujarnya.

Radio sebagai Simpul Ekosistem Kreatif

Melalui Radio Ekraf 2026, Kemenekraf berharap radio dapat menjadi simpul strategis dalam ekosistem ekonomi kreatif daerah. Bukan hanya sebagai media siaran, tetapi juga ruang kolaborasi lintas sektor yang mempertemukan kreator, komunitas, pemerintah, dan pelaku industri.

Bagi Teman Voks, langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa radio masih dan akan terus memiliki peran penting di masa depan. Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan kedekatan dengan komunitas, radio diharapkan mampu tumbuh adaptif sekaligus berkontribusi nyata terhadap keberlanjutan industri kreatif Indonesia.

#VOKS UPDATE

#STREAMING

VOKS Radio
Memuat lagu...
Volume: 100%
🔄 Buffering...

#GET NOW

#VOKS UPDATE

5_KzMA606ziOB3cSjHUEDD2rO_ssrTRhQ9bRkRdx4e_f87yPF5-M3Gg9TBAvkjncGLXZt5p--kcL8WK9NDsLn_kscK1QIMlLPgI0_Ux13OpezZz-cKWt87Jz8bZKqK440ad7fSsnOf2ef3wWyiIDodnKrbdKn39WJsQpOnFjFnvVrBcBHMw2iu8otHVCnlg7
Real Madrid Tersingkir dari Liga Champions 2026, Bayern Munchen Lolos Dramatis ke Semifinal
1426568880
Tokopedia Paling Bawah di Asia Tenggara? Ini Fakta Persaingan E-Commerce 2025
1776239408-1376x768
Berapa Uang yang Perlu Dibawa Jemaah Haji 2026? Ini Rekomendasi dan Aturannya
dedi-mulyadi-gubernur-jabar-minta-maaf-stop-alih-fungsi-lahan-cegah-banjir
Dedi Mulyadi Tegas: Stop Alih Fungsi Sawah Jadi Kunci Atasi Banjir Bandung
gambaran-penataan-plaza-gedung-sate-gasibu-1776175737034_169
Revitalisasi Gedung Sate Dimulai, Plaza Baru Akan Terhubung ke Gasibu

#ADVERTISE