El Mencho Tewas dalam Operasi Aparat, Kartel CJNG Bergejolak di Sejumlah Wilayah Meksiko

El Mencho Tewas dalam Operasi Aparat, Kartel CJNG Bergejolak di Sejumlah Wilayah Meksiko

Bandung, Voks Radio – Kematian Ruben Nemesio Oseguera alias “El Mencho” dalam operasi aparat Meksiko pada Minggu (22/2/2026) menjadi salah satu pukulan terbesar terhadap dunia kartel sejak 2016. Oseguera dikenal sebagai pemimpin Jalisco New Generation Cartel atau CJNG, kelompok yang dalam beberapa tahun terakhir disebut sebagai salah satu kartel paling kuat dan brutal di Meksiko.

Ia mengambil alih panggung utama dunia kejahatan terorganisir setelah sejumlah bos besar kartel lain ditangkap dan diekstradisi ke Amerika Serikat.

Pukulan Terbesar Sejak Era El Chapo

Tewasnya Oseguera disebut sebagai target paling tinggi yang berhasil dilumpuhkan otoritas Meksiko sejak penangkapan Joaquin El Chapo Guzman pada 2016 dan Ismael Zambada Garcia pada 2024.

Keduanya merupakan pendiri sekaligus pemimpin Kartel Sinaloa, yang sebelumnya menjadi kartel narkoba paling dominan di Meksiko.

Setelah Guzman dan Zambada diekstradisi ke Amerika Serikat, terjadi kekosongan kekuasaan dalam struktur kartel nasional. Sejumlah kelompok bersaing untuk mengisi ruang tersebut, termasuk CJNG. Melalui konflik panjang dan situasi keamanan yang kacau, CJNG berhasil memperluas pengaruhnya di sejumlah negara bagian strategis di Meksiko bagian tengah, sekaligus mempertahankan kehadiran di banyak wilayah lain.

Laporan Insight Crime terbaru menyebutkan bahwa meski ada indikasi friksi internal, CJNG tetap menjadi salah satu organisasi kriminal utama di negara tersebut.

Ribuan Anggota dan Persenjataan Militer

Sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Science memperkirakan CJNG memiliki antara 18 ribu hingga 35 ribu orang di bawah kendalinya. Jumlah ini mencerminkan struktur organisasi yang luas, terkoordinasi, dan memiliki jaringan lintas wilayah.

Sejumlah laporan juga mengungkap kelompok ini memiliki peralatan kelas militer, mulai dari kendaraan lapis baja, senjata kaliber tinggi, hingga drone yang digunakan dalam berbagai operasi ilegal. Kemampuan tempur tersebut memungkinkan CJNG menghadapi aparat keamanan secara terbuka dalam sejumlah insiden.

Selain kekuatan bersenjata, CJNG dikenal piawai memanfaatkan propaganda. Mereka kerap memamerkan konvoi bersenjata dan kendaraan lapis baja melalui media sosial, serta merilis pernyataan resmi di wilayah operasinya.

Dalam sebuah video viral tahun 2020, terlihat konvoi besar pria berseragam militer menyatakan sumpah setia kepada CJNG dan menyebut diri mereka sebagai “orang-orangnya Tuan Mencho.” Video tersebut dirilis setelah putra Oseguera diekstradisi ke Amerika Serikat, sebagai bentuk demonstrasi kekuatan dan loyalitas.

Gelombang Kekerasan Pasca Operasi

Menurut laporan media Meksiko, CJNG memerintahkan aksi kekerasan dan kekacauan luas terhadap polisi dan militer setelah El Mencho tewas. Infobae Mexico melaporkan militer berhasil menyita sejumlah senjata kaliber tinggi, kendaraan lapis baja, bahkan peluncur roket milik CJNG dalam operasi lanjutan.

Di sejumlah kota seperti Zamora, Yorecuaro, Ecuandureo, Zacapau, Degollado, dan Irapuato, kartel disebut memberlakukan jam malam secara sepihak.

Pemerintah Meksiko memastikan situasi tetap terkendali dan meminta masyarakat mengikuti arahan resmi. Gubernur Jalisco, Pablo Lemus, mengimbau warga untuk tetap berada di rumah demi keselamatan.

“Kami meminta masyarakat Jalisco untuk mengikuti rekomendasi otoritas dan tidak menempatkan diri mereka dalam situasi berisiko,” ujar Lemus dalam pernyataannya.

Sementara itu, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyampaikan bahwa operasi militer dilakukan oleh pasukan federal dan memicu berbagai pemblokiran jalan serta reaksi lanjutan dari kelompok kriminal.

“Sekretariat Pertahanan Nasional melaporkan operasi yang dilakukan pagi ini oleh pasukan federal, yang mengakibatkan berbagai pemblokiran dan reaksi lainnya,” katanya.

Peringatan Internasional

Situasi keamanan yang memanas juga memicu peringatan dari sejumlah negara. Kedutaan Besar Amerika Serikat di Meksiko mengeluarkan imbauan “shelter in place” bagi warga negaranya di Negara Bagian Jalisco—termasuk Puerto Vallarta, Chapala, dan Guadalajara—serta di Tamaulipas, sebagian wilayah Michoacan, Guerrero, dan Nuevo Leon.

Kementerian luar negeri Israel, Polandia, dan Rusia juga mengeluarkan peringatan serupa bagi warga negara mereka yang berada di Meksiko.

Teman Voks, tewasnya El Mencho menandai babak baru dalam dinamika perang melawan kartel di Meksiko. Meski dianggap sebagai keberhasilan besar aparat keamanan, pertanyaan besar kini muncul: apakah kematian satu figur sentral cukup untuk meredam kekuatan jaringan kriminal sebesar CJNG, atau justru memicu perebutan kekuasaan baru yang berpotensi meningkatkan eskalasi kekerasan? Situasi di lapangan masih terus berkembang.

#VOKS UPDATE

#STREAMING

VOKS Radio
Memuat lagu...
Volume: 100%
🔄 Buffering...

#GET NOW

#VOKS UPDATE

WhatsApp-Image-2026-02-23-at-21.19
Polemik Alumni LPDP Berujung Sanksi dan Evaluasi Nasional
INTER-El-Mencho-696x427
El Mencho Tewas dalam Operasi Aparat, Kartel CJNG Bergejolak di Sejumlah Wilayah Meksiko
344887
Drama Playoff Liga Champions: Atalanta Comeback, Juventus Tersingkir
image_750x500_699a96d8eafda
Patroli Sahur di Mekarwangi, 17 Pemuda Diamankan Tim Prabu Lodaya Presisi
images (14)
Produk AS Tetap Wajib Halal, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Pelonggaran Aturan

#ADVERTISE