Pemerintah Rencanakan Bioskop Milik Negara “Sinewara”, Ini Respons Publik
Bandung, Voks Radio – Teman Voks, pemerintah Indonesia melalui Produksi Film Negara (PFN) mengumumkan rencana strategis untuk membangun jaringan bioskop milik negara bernama Sinewara.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem perfilman nasional dan memperluas distribusi karya film Indonesia yang selama ini dinilai masih menghadapi berbagai tantangan.
Industri Bioskop Masih Didominasi Swasta
Selama ini, industri bioskop di Indonesia didominasi oleh jaringan swasta dan multiplex komersial yang telah beroperasi selama puluhan tahun. Pertumbuhan jumlah layar dan pendapatan juga terbilang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Kehadiran Sinewara dinilai sebagai langkah negara untuk ikut ambil bagian dalam distribusi dan pemutaran film nasional, terutama di wilayah yang akses bioskopnya masih terbatas.
Apa Tujuan Sinewara?
Inisiasi Sinewara disebut-sebut bertujuan untuk:
-
Membangun ekosistem perfilman yang lebih inklusif
-
Mempercepat distribusi film nasional
-
Memberikan ruang lebih luas bagi sineas lokal
-
Membuka akses hiburan dengan harga terjangkau
Pemerintah berharap jaringan ini bisa menjadi wadah alternatif bagi film-film Indonesia agar lebih mudah menjangkau penonton.
Respons Publik: Pro dan Kontra
Rencana pembangunan bioskop milik negara ini pun menuai beragam respons.
Sebagian kalangan menyambut positif langkah tersebut. Mereka menilai ini sebagai bentuk keberpihakan negara terhadap industri kreatif nasional. Tak sedikit warganet yang berharap Sinewara bisa menjadi solusi atas terbatasnya layar untuk film lokal.
Namun, ada pula yang mempertanyakan efektivitas dan keberlanjutan model bisnis bioskop milik negara. Kekhawatiran muncul terkait potensi pembebanan anggaran jika pengelolaannya tidak profesional dan kompetitif.
Beberapa pihak juga berpendapat bahwa negara seharusnya lebih fokus pada regulasi dan insentif industri, alih-alih menjadi pelaku langsung di sektor yang sudah diisi pemain swasta.
Perdebatan di Ruang Publik
Secara keseluruhan, wacana pembangunan Sinewara memicu diskusi luas di ruang publik. Mulai dari soal peran negara dalam industri hiburan, model bisnis yang akan diterapkan, hingga peluang kolaborasi dengan sektor swasta.
Apakah bioskop milik negara bisa menjadi solusi pemerataan akses film nasional? Atau justru berisiko menghadirkan tantangan baru dalam industri?