Waspada DBD di Musim Hujan, Genangan Kecil Bisa Jadi Ancaman Serius

Waspada DBD di Musim Hujan, Genangan Kecil Bisa Jadi Ancaman Serius

Bandung — Teman Voks, musim hujan yang datang hampir setiap hari memang membawa udara lebih sejuk dan suasana yang teduh. Tapi di balik itu, ada satu ancaman kesehatan yang kerap mengintai dan sering kali dianggap sepele: Demam Berdarah Dengue (DBD).

Saat hujan turun terus-menerus, genangan air dengan mudah terbentuk di berbagai sudut rumah. Mulai dari halaman, selokan, hingga wadah-wadah kecil yang sering luput dari perhatian. Kondisi inilah yang menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti, penyebab DBD, untuk berkembang biak.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Noviani, mengingatkan bahwa genangan air sekecil apa pun tidak boleh dianggap remeh. Banyak masyarakat masih beranggapan bahwa hanya genangan besar yang berbahaya, padahal faktanya justru sebaliknya.

Genangan Kecil, Risiko Besar

Menurut Noviani, nyamuk DBD tidak membutuhkan banyak air untuk berkembang biak. Wadah kecil seperti ember, pot bunga, kaleng bekas, hingga tempat minum hewan peliharaan bisa menjadi sarang nyamuk jika dibiarkan terisi air hujan.

“Nyamuk DBD bisa hidup walaupun airnya cuma satu sendok,” ujar Noviani, Rabu, 4 Februari 2026.

Pernyataan ini menjadi pengingat penting bagi Teman Voks bahwa pencegahan DBD bukan hanya soal membersihkan genangan besar, tetapi juga memperhatikan detail kecil di sekitar rumah. Talang air yang tersumbat, wadah tersembunyi di sudut halaman, hingga barang-barang bekas yang tergeletak di luar rumah bisa berubah menjadi sumber masalah jika tidak rutin diperiksa.

Pemeriksaan Harus Menyeluruh

Noviani menekankan bahwa pemeriksaan lingkungan sebaiknya dilakukan secara menyeluruh, baik di dalam rumah maupun di area luar. Tidak cukup hanya melihat halaman depan, tapi juga sudut-sudut tersembunyi yang jarang tersentuh.

Ia menyarankan warga untuk rutin mengecek:

  • Ember dan bak penampungan air

  • Pot dan alas pot bunga

  • Kaleng atau botol bekas

  • Tempat minum hewan peliharaan

  • Talang air dan selokan

Pemeriksaan ini idealnya dilakukan setelah hujan deras, ketika potensi genangan air meningkat. Banyak kasus DBD justru bermula dari wadah kecil yang terlihat sepele dan tidak disadari berisi air.

Lingkungan Kotor, Penyakit Datang

Selain genangan air, lingkungan rumah yang kotor juga memperbesar risiko munculnya berbagai penyakit di musim hujan. Sampah yang menumpuk, selokan yang tersumbat, serta area rumah yang lembap bisa menjadi tempat berkembangnya nyamuk dan sumber penyakit lainnya.

“Bersihkan lingkungan rumah, jangan ada air tergenang di dalam maupun luar,” ujar Noviani.

Musim hujan seharusnya menjadi momentum untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Bukan hanya demi kenyamanan, tapi juga sebagai langkah perlindungan kesehatan bagi seluruh anggota keluarga.

Pencegahan Lebih Baik dari Pengobatan

Noviani mengingatkan agar upaya pencegahan tidak dilakukan hanya ketika sudah ada kasus DBD di lingkungan sekitar. Pencegahan justru harus menjadi kebiasaan rutin, terutama saat intensitas hujan sedang tinggi.

Langkah sederhana 3M masih menjadi cara paling efektif untuk menekan risiko DBD, yaitu:

  • Menguras tempat penampungan air secara rutin

  • Menutup rapat wadah air

  • Mendaur ulang atau menyingkirkan barang bekas yang berpotensi menampung air

Kebiasaan kecil ini, jika dilakukan secara konsisten, dapat memutus siklus hidup nyamuk penyebab DBD.

Peran Semua Pihak

DBD bukan hanya masalah individu, tapi juga persoalan lingkungan bersama. Kesadaran kolektif di tingkat rumah tangga dan lingkungan sekitar menjadi kunci utama pencegahan. Satu rumah yang lalai bisa berdampak pada banyak rumah lainnya.

Musim hujan boleh datang membawa kesejukan, tapi jangan sampai lengah. Dengan menjaga kebersihan lingkungan dan waspada terhadap genangan air sekecil apa pun, Teman Voks bisa ikut berperan melindungi diri sendiri dan orang-orang terdekat dari ancaman DBD.

Tetap sehat, tetap waspada, dan jangan biarkan genangan kecil berubah jadi masalah besar.

#VOKS UPDATE

#STREAMING

VOKS Radio
Memuat lagu...
Volume: 100%
🔄 Buffering...

#GET NOW

#VOKS UPDATE

069975800_1628215413-Nugget-dan-Sosis
Makanan Siap Saji di Supermarket, Ancaman Kesehatan Jangka Panjang yang Sering Diabaikan
tehran-flag-GettyImages-2199945331
Iran Tegas Tolak Serahkan Pengayaan Uranium di Tengah Negosiasi dengan AS
1000465462
Kepesertaan BPJS PBI untuk Pasien Penyakit Berat Dipercepat, Ini Penjelasan Lengkap dari Mensos
6987ffe78cd53
Persib Bandung Tantang Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2, Ujian Maung Bandung di Level Asia
menu-mbg-ala-eropa-yang-enggan-disantap-siswa-sdn-1-telagawaru-kecamatan-labuapi-lombok-barat-dok-satgas-mbg-lombok-barat-1759506455612_169
Survei Indikator: Mayoritas Penerima Puas Program Makan Bergizi Gratis

#ADVERTISE