Tantangan Gubernur Jabar: Pak Wali, Berani Rapihin Cihampelas?

Tantangan Gubernur Jabar: “Pak Wali, Berani Rapihin Cihampelas?”

Bandung – Jalan Cihampelas yang dulu dikenal sebagai surganya jeans dan wisata belanja, kini justru disebut semerawut dan “bau haseum”.
Pernyataan ini bukan datang dari warga biasa, tapi langsung dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang menantang langsung Wali Kota Bandung Muhammad Farhan untuk berani turun tangan menertibkan kawasan ikonik tersebut.

“Pak Wali Kota harus merapikan Jalan Cihampelas karena jalannya menyempit dan bau haseum (asam),” kata Dedi, di hadapan Farhan saat keduanya bertemu di Bandara Husein Sastranegara, Rabu (26/6/2025).
Dan nggak berhenti di situ, sambil bercanda Dedi menyentil, “Pak Wali ini pemberani, tapi ada sedikit takutnya,” ucapnya, disambut tawa.

Teras Cihampelas: Monumen atau Masalah?

Yang jadi sorotan adalah Teras Cihampelas—skywalk setinggi dua lantai yang dibangun pada era Ridwan Kamil. Dulu digadang-gadang jadi ikon wisata baru di Bandung, tapi kini justru dinilai mengganggu arus kendaraan dan jadi biang macet.
Teras Cihampelas berdiri di atas jalan utama, menjadikan jalur kendaraan terasa menyempit dan menurut warga sekitar, tidak terawat dan “bau haseum” kalau malam datang.

Farhan: “Kita Bersihin, Kita Rapihin!”

Menjawab tantangan Gubernur, Farhan tidak mengelak. Justru ia langsung memastikan bahwa perbaikan dan penertiban Jalan Cihampelas sudah masuk agenda utama Pemkot Bandung.
“Kami akan standby-kan Satpol PP 24 jam untuk pengamanan, DSABM akan bersihkan vandalisme dan perbaiki toilet. Dishub juga akan pasang penerangan supaya pedestrian di bawah tidak gelap dan bau,” tegas Farhan.

Farhan juga menyebut bahwa meski Teras Cihampelas adalah warisan kepala daerah sebelumnya, tapi bukan berarti tak bisa dibenahi. “Bangunan monumental bukan berarti tak bisa ditata ulang. Kita prioritaskan kenyamanan dan keteraturan,” katanya.

Voks Take: Waktunya Cihampelas Pulang ke Jati Dirinya

Cihampelas itu bukan cuma soal skywalk dan spot Instagramable. Ia punya sejarah sebagai jantung ekonomi warga, rumah bagi ratusan toko kecil yang menjual denim, souvenir, dan makanan khas Bandung.
Kalau sekarang semrawut, gelap, dan bau, bukan hanya jalan yang butuh dibenahi—tapi juga cara pandang kita terhadap ruang kota.

Tantangan Dedi Mulyadi ini bisa jadi pemantik untuk reset total kawasan Cihampelas. Farhan punya PR besar, dan Teman Voks Bandung pasti mantengin langkah nyatanya.
Bukan soal siapa membangun apa, tapi siapa yang berani bikin Bandung lebih nyaman hari ini.

#VOKS UPDATE

#STREAMING

VOKS Radio
Memuat lagu...
Volume: 100%
🔄 Buffering...

#GET NOW

#VOKS UPDATE

rupiah-thr-558cf583f6037e0189729b2ac9e39d98
THR Kena Pajak? Ini Penjelasan Lengkapnya untuk Karyawan Swasta
images (19)
Gaya Fashion Aktris Korea di Drama Terbaru yang Curi Perhatian
pvhCoNI2GW
Target Pertumbuhan Ekonomi China Turun, Apa Dampaknya bagi Indonesia?
IMG_20260302_232313_700_x_450_piksel-1863081898
Badai Cedera Hantam Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026
97477-ilustrasi-al-quran-vs-gadget-pexelsabdullohfauzananton
Ngabuburit Generasi Sekarang: Dari Masjid ke Media Sosial, Apa yang Berubah?

#ADVERTISE