Puncak arus mudik Lebaran 2025 diprediksi akan terjadi pada Kamis (28/3/2025) dan Jumat (29/3/2025). Para pemudik yang melintasi jalur mudik Cianjur, Jawa Barat, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun.
Menurut informasi yang dihimpun, terdapat beberapa titik jalur mudik, baik dari arah Puncak Bogor maupun Cianjur Selatan, dilaporkan rawan longsor dan bencana lainnya.
“Di jalur Puncak terdapat beberapa titik rawan longsor dan pohon tumbang, seperti di kawasan Ciloto, Lembah Koi, serta sepanjang jalur Cibeureum dan Cugenang,” kata Asep Selasa (25/3/2025).
Sementara itu, jalur selatan dinilai lebih berisiko, dengan sekitar 80 persen wilayahnya rawan longsor, pergeseran tanah, dan pohon tumbang.
Untuk menekan angka kecelakaan pihaknya akan menambah rambu peringatan di sepanjang jalur rawan tersebut, termasuk rambu rawan bencana di jalur mudik Cianjur, agar dapat menjadi patokan dan dipatuhi pemudik yang melintas.
“Petugas disiagakan beberapa puluh meter dari titik rawan guna mengimbau pemudik tetap berhati-hati dan waspada saat melintas,” tegas AKBP Rohman Yongky Dilatha.
BPBD Cianjur telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menyiagakan alat berat di lokasi-lokasi rawan longsor.
BPBD juga mengoptimalkan peran relawan tanggap bencana (Retana) di wilayah-wilayah rawan bencana, khususnya jalur yang akan dilintasi pemudik.
Penulis: Dina Aulia
Sumber: kompas.com, BeritaSatu.com, Tempo.co