Pemkot Bandung Urus Izin Pembongkaran Teras Cihampelas, UMKM Dipastikan Tetap Beraktivitas
Voks Radio Bandung — Teman Voks, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menyiapkan langkah besar terkait masa depan Teras Cihampelas. Ikon pedestrian layang yang sempat digadang-gadang sebagai wajah baru kawasan Cihampelas itu kini masuk dalam rencana pembongkaran menyeluruh, dengan proses perizinan yang sedang diupayakan oleh Pemkot Bandung.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa rencana pembongkaran Teras Cihampelas sebelumnya telah dibahas dalam dialog bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dalam pertemuan tersebut sempat muncul wacana penyerahan pengelolaan Teras Cihampelas kepada Pemprov Jabar. Namun, Farhan menegaskan bahwa siapa pun yang akan melakukan pembongkaran, izin tetap berada di tangan Pemerintah Kota Bandung.
“Dalam dialog dengan Pak Gubernur saya sampaikan, kalau mau dibongkar oleh provinsi, izinnya tetap dari kita. Sekarang kita sedang mengupayakan izin pembongkarannya,” ujar Farhan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (12/1).
Anggaran Belum Dipastikan, Izin Jadi Prioritas
Terkait anggaran pembongkaran, Farhan mengaku belum dapat memastikan sumber pendanaannya. Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menyelesaikan seluruh proses perizinan yang berkaitan dengan pembongkaran dan penghapusan aset.
“Anggarannya belum tahu. Sekarang kita urus izin pembongkaran dulu,” kata Farhan.
Menurutnya, pembongkaran Teras Cihampelas bukan perkara sederhana karena berkaitan langsung dengan aset daerah. Seluruh tahapan harus mengikuti aturan yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Dibongkar Total, 69 Tiang Akan Diratakan
Pemkot Bandung memastikan bahwa pembongkaran Teras Cihampelas akan dilakukan secara total. Seluruh struktur yang ada, termasuk 69 tiang penyangga, direncanakan akan diratakan setelah izin penghapusan aset dikantongi.
“Semua akan dibongkar, total ada 69 tiang. Ini menyangkut penghapusan aset, jadi izinnya harus lengkap,” tutur Farhan.
Saat ini, akses ke bagian atas Teras Cihampelas sudah ditutup untuk umum. Penutupan dilakukan sebagai bagian dari langkah pengamanan sekaligus persiapan penataan kawasan.
Nasib UMKM: Dialihkan ke Area Bawah
Isu yang paling banyak disorot publik adalah nasib para pelaku UMKM yang selama ini berjualan di atas Teras Cihampelas. Menjawab kekhawatiran tersebut, Farhan menegaskan bahwa Pemkot Bandung telah menyiapkan skema relokasi agar aktivitas ekonomi tetap berjalan.
UMKM yang sebelumnya berjualan di atas akan diarahkan untuk beraktivitas di area bawah. Namun, Farhan menekankan bahwa relokasi tersebut tidak akan dilakukan ke trotoar.
“UMKM di atas kita arahkan ke bawah. Bukan ke trotoar, tapi ke tempat khusus yang kita siapkan,” tegasnya.
Pemkot Bandung berjanji akan menyiapkan lokasi yang layak agar para pelaku UMKM tetap bisa berjualan dengan nyaman dan tertata.
Penataan Pedestrian dan Penerangan
Selain menutup akses ke bagian atas, Pemkot Bandung juga telah melakukan pembersihan area pedestrian di kawasan Teras Cihampelas. Pembersihan meliputi penataan tiang, fasilitas umum, hingga penerangan.
Farhan memastikan seluruh lampu pedestrian kini telah kembali menyala, sehingga area atas dan bawah tetap aman dilalui masyarakat, terutama pada malam hari.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Bandung untuk menjaga fungsi pedestrian tetap berjalan, meskipun Teras Cihampelas tengah memasuki fase transisi.
Kolong Pasupati Disiapkan Jadi Wisata Kuliner
Tak hanya membahas pembongkaran, Farhan juga mengungkapkan rencana lanjutan penataan kawasan Cihampelas dan sekitarnya. Salah satu fokus pengembangan adalah Taman Kolong Jembatan Pasupati.
Area tersebut akan diarahkan menjadi destinasi wisata kuliner sekaligus ruang publik baru bagi warga dan wisatawan.
“Kolong Pasupati, khususnya di belakang taman yang sudah ada, akan kita jadikan salah satu tempat wisata kuliner,” ungkap Farhan.
Rencana ini diharapkan dapat menjadi alternatif ruang aktivitas ekonomi dan rekreasi, sekaligus menghidupkan kawasan bawah yang selama ini kurang optimal.
Masih Menunggu Lampu Hijau Perizinan
Hingga kini, waktu pasti pelaksanaan pembongkaran Teras Cihampelas masih belum ditentukan. Seluruh proses masih menunggu rampungnya perizinan dan penghapusan aset sesuai ketentuan.
“Pelaksanaannya tergantung izin. Kita ingin semuanya sesuai aturan,” tutup Farhan.
Teman Voks, Teras Cihampelas mungkin akan segera tinggal kenangan. Namun, Pemkot Bandung menegaskan penataan kawasan ke depan akan tetap mengedepankan keteraturan kota, keberlanjutan ekonomi UMKM, dan kenyamanan ruang publik bagi warga. Terus ikuti Voks Radio Bandung untuk update perkembangan selanjutnya.