Memahami Emotional Eating: Cara Mengatasi Makan Berlebihan Saat Stress

Di saat kita sedang stress, pasti kita akan melakukan segala cara untuk melakukan kegiatan agar menghilangkan stres yang kita alami. Kemudian, makan ketika stress bisa jadi tanda emotional eating atau makan secara emosional. Hal ini terjadi pada saat seseorang makan sebagai cara agar bisa mengatasi ataupun menghindari perasaan negatif misalnya kecemasan atau stress dibandingkan karena lapar fisik. Selain itu juga, ada banyak cara yang biasa kita lakukan, mulai dari menonton film, mendengarkan musik di spotify ataupun youtobe sampai yang terburuk dapat melampiaskan stress kita dengan makan. Meskipun demikian, hal tersebut nyatanya tidak baik lho untuk kesehatan kita. Nah, ketika sedang stres lalu melampiaskan dengan makan saja bisa-bisa kamu tekena emotional eating.

Jadi teman Voks tau gak nih sebenarnya yang di maksud dengan emotional eating itu apa?

Menurut Tara de Thours, BA, M.Psi, seorang psikolog yang sering menangani kasus emotional eating, hal ini ketika kita mencari cara untuk melarikan diri dari stress, biasanya melalui makanan. Nyatanya, emotional eating lebih banyak di alami”Memahami Emotional Eating: Cara Mengatasi Makan Berlebihan Saat Stres””Memahami Emotional Eating: Cara Mengatasi Makan Berlebihan Saat Stres””Memahami Emotional Eating: Cara Mengatasi Makan Berlebihan Saat Stres oleh perempuan daripada laki-laki.

Dengan begitu, makanan sering dianggap memiliki kemampuan untuk mengendalikan emosi kita. Tidak salah juga, tetapi jangan lupa bahwa merupakan makanan sesuatu yang enak akan membuat kita merasa lebih tenang di kala stres. Contohnya, kita bisa berpikir untuk makan satu potong coklat, kemudian makan satu bar coklat, es krim, dan kue. Sehingga, kita tidak boleh melakukannya karena dikhawatirkan akan meningkatkan stress.

Menurut psikolog Tara memiliki cara untuk mengendalikan emotional eating yaitu dengan melakukan tutup mata dan tarik napas dalam-dalam lalu buang. Kemudian, tekan perut kita dengan memegang area hidun bagian bawah serta dada sebelah kiri. Hal tersebut mungkin kita mengalami emotional eating jika tidak makan.

Nah dengan begitu teman Voks sudah tahu kan emotional eating, kira-kira kalau teman Voks stress, teman Voks banyak makan!

#VOKS UPDATE

#STREAMING

VOKS Radio
Memuat lagu...
Volume: 100%
🔄 Buffering...

#GET NOW

#VOKS UPDATE

images (27)
6 Cara Mengamankan Akun WhatsApp, Biar Chat Nggak Gampang Dibobol
images (26)
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Awal dan Lebih Kering, Ini Dampaknya Buat Indonesia
upload_c35787bb58dda9b9842afb2965a712b7_7d8fd687-c567-48fb-9372-5ed2ab2cee07
Rupiah Nyaris Sentuh Rp17 Ribu per Dolar AS, Ini Dampak dan Penyebabnya
Mudik
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Bisa Diakses Selama Libur Lebaran 2026
awas-doyan-makan-junk-food-bikin-gen-z-dan-millenial-rentan-kena-hipertensi-dan-diabetes42
Survei Ungkap 47 Persen Orang Indonesia Lakukan Emotional Eating, Apa Dampaknya?

#ADVERTISE