Kebakaran Sempat Terjadi di Masjid Istiqlal Saat Tarawih Perdana
Bandung, Voks Radio – Kebakaran sempat terjadi di Masjid Istiqlal pada Rabu malam, 18 Februari 2026, bertepatan dengan pelaksanaan salat tarawih perdana Ramadan. Peristiwa tersebut terjadi saat ribuan jemaah tengah menjalankan ibadah di masjid terbesar di Asia Tenggara itu.
Api diketahui muncul sekitar pukul 20.13 WIB dari ruang CCTV atau ruang server kamera pengawas yang berada di area kompleks masjid. Petugas keamanan internal Masjid Istiqlal yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan ke pos pemadam kebakaran yang memang siaga di lingkungan masjid.
Laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan pengerahan armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
Sembilan Unit Damkar Dikerahkan
Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran dan 36 personel diterjunkan untuk menangani insiden tersebut. Setibanya di lokasi, petugas mendapati ruangan dalam kondisi dipenuhi asap tebal dengan satu titik api yang masih menyala di bagian bawah ruangan.
Kondisi asap yang cukup pekat membuat petugas harus menggunakan alat bantu pernapasan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) agar dapat masuk ke dalam ruangan dan melakukan pemadaman secara aman.
Proses pemadaman dilakukan secara cepat dan terkoordinasi untuk mencegah api merambat ke bagian lain bangunan masjid.
Api Berhasil Dilokalisir
Upaya pemadaman membuahkan hasil dalam waktu relatif singkat. Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 20.25 WIB atau sekitar 12 menit setelah pertama kali dilaporkan. Setelah titik api dipastikan padam, petugas melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran lanjutan.
Situasi dinyatakan aman sepenuhnya pada pukul 20.37 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Meski demikian, insiden ini sempat menimbulkan kepanikan di kalangan jemaah yang tengah melaksanakan salat tarawih. Sejumlah jemaah terlihat keluar dari area masjid untuk menghindari risiko lebih lanjut saat asap mulai tercium.
Ibadah Sempat Terganggu
Peristiwa kebakaran tersebut sempat mengganggu jalannya ibadah tarawih perdana. Namun, berkat respons cepat petugas keamanan dan pemadam kebakaran, situasi dapat segera dikendalikan sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.
Manajemen Masjid Istiqlal memastikan bahwa kondisi bangunan utama tetap aman dan tidak terdampak secara signifikan oleh kebakaran yang terjadi di ruang server CCTV.
Setelah dinyatakan aman, area masjid kembali kondusif dan aktivitas ibadah dapat dilanjutkan.
Penyebab Masih Diselidiki
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Dugaan awal mengarah pada kemungkinan gangguan instalasi listrik di ruang server, namun kepastian penyebabnya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak pengelola masjid menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan dan instalasi teknis guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, terutama di momen-momen penting seperti Ramadan yang selalu dihadiri ribuan jemaah setiap harinya.
Sebagai salah satu ikon keagamaan nasional, Masjid Istiqlal memang memiliki sistem pengamanan dan kesiapsiagaan yang cukup ketat, termasuk keberadaan pos pemadam kebakaran di dalam kompleks masjid. Hal ini dinilai menjadi faktor penting yang membuat kebakaran dapat ditangani dengan cepat.
Teman Voks, insiden ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran di ruang publik sangatlah penting, terlebih saat aktivitas ibadah sedang berlangsung. Semoga ibadah Ramadan tahun ini tetap berjalan lancar dan penuh keberkahan bagi kita semua.