Biaya Haji 2026 Resmi Turun, Jamaah Bayar Rp54,1 Juta — Pemerintah Pastikan Kualitas Tetap Terjaga

Biaya Haji 2026 Resmi Turun, Jamaah Bayar Rp54,1 Juta — Pemerintah Pastikan Kualitas Tetap Terjaga

Teman Voks, ada kabar baik buat calon jamaah haji tahun depan! Pemerintah bersama Komisi VIII DPR RI akhirnya sepakat menetapkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk penyelenggaraan haji 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar Rp54.193.807 per orang.

Penetapan ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang dalam rapat kerja bersama Kementerian Agama di Jakarta, Rabu (22/10).

“Penurunan biaya haji ini menunjukkan komitmen pemerintah dan DPR untuk meringankan beban jamaah tanpa mengurangi kualitas layanan ibadah haji,” ujar Marwan.

Turun Sekitar Rp2 Juta dari Tahun Lalu

Dalam keputusan tersebut, ditetapkan bahwa rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) mencapai Rp87.409.356 per orang. Angka ini lebih rendah sekitar Rp2 juta dibandingkan tahun sebelumnya — hasil dari upaya efisiensi dan negosiasi yang dilakukan pemerintah.

Dari total BPIH itu, biaya yang dibayarkan langsung oleh jamaah (Bipih) sebesar Rp54,1 juta, sedangkan sisanya Rp33,2 juta atau sekitar 38 persen berasal dari Nilai Manfaat dana haji yang dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“Penurunan ini merupakan hasil efisiensi dari berbagai komponen biaya, termasuk negosiasi ulang harga layanan di Arab Saudi serta optimalisasi nilai manfaat pengelolaan dana haji,” jelas Marwan.

Tetap Seimbang antara Subsidi dan Kemampuan Jamaah

Sebelumnya, pemerintah sempat mengusulkan Bipih sebesar Rp54,92 juta, namun setelah pembahasan dan evaluasi bersama DPR, angka itu disesuaikan menjadi Rp54,19 juta agar lebih proporsional dengan kondisi ekonomi jamaah.

Sementara itu, subsidi dari nilai manfaat tetap dipertahankan pada kisaran 38 persen dari total biaya haji, guna menjaga keseimbangan antara kemampuan jamaah dan keberlanjutan dana haji jangka panjang.

“Komposisi pembiayaan ini tetap menjaga keseimbangan antara kemampuan jamaah dan keberlanjutan dana haji,” tambah Marwan.

Efisiensi Tanpa Menurunkan Pelayanan

Penurunan biaya ini tak sekadar soal angka. Pemerintah memastikan bahwa kualitas pelayanan jamaah haji 2026 akan tetap dijaga — mulai dari akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga layanan kesehatan.

Langkah efisiensi disebutkan terjadi berkat optimalisasi kerja sama dengan pihak penyedia layanan di Arab Saudi dan perbaikan sistem pengelolaan dana haji agar lebih transparan dan produktif.

Teman Voks, kabar ini tentu jadi angin segar bagi ribuan calon jamaah yang sudah menunggu giliran berangkat ke Tanah Suci. Dengan biaya yang lebih terjangkau namun tetap berkualitas, semoga ibadah haji tahun 2026 bisa berjalan lancar, khusyuk, dan penuh keberkahan — tanpa beban berat di sisi finansial.

#VOKS UPDATE

#STREAMING

VOKS Radio
Memuat lagu...
Volume: 100%
🔄 Buffering...

#GET NOW

#VOKS UPDATE

069975800_1628215413-Nugget-dan-Sosis
Makanan Siap Saji di Supermarket, Ancaman Kesehatan Jangka Panjang yang Sering Diabaikan
tehran-flag-GettyImages-2199945331
Iran Tegas Tolak Serahkan Pengayaan Uranium di Tengah Negosiasi dengan AS
1000465462
Kepesertaan BPJS PBI untuk Pasien Penyakit Berat Dipercepat, Ini Penjelasan Lengkap dari Mensos
6987ffe78cd53
Persib Bandung Tantang Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2, Ujian Maung Bandung di Level Asia
menu-mbg-ala-eropa-yang-enggan-disantap-siswa-sdn-1-telagawaru-kecamatan-labuapi-lombok-barat-dok-satgas-mbg-lombok-barat-1759506455612_169
Survei Indikator: Mayoritas Penerima Puas Program Makan Bergizi Gratis

#ADVERTISE